February 22, 2024

Kode kirim uang dalam kasus korupsi Yana Mulyana adalah ‘Nganter Musang King’

0

Lorem ipsum dolor sit amet,sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, At vero eos et accusam et justo duo dolores et ea rebum. Lorem ipsum dolor sit amet, no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. Stet clita kasd gubergren, no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. sed diam voluptua.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Bandung Yana Mulyana sebagai tersangka korupsi proyek Bandung Smart City. Dalam praktiknya, ditemukan ungkapan “Nganter Musang King” sebagai kode untuk mengirim uang.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden KPK Nurul Gufron pada Minggu (16/4) dini hari dalam jumpa pers. Kini Yana telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang lainnya.

– Didapat informasi bahwa istilah “nganter musang raja” digunakan dalam pengiriman uang dari SS dan AG ke YM, kata Nurul kepada wartawan, Minggu (16/4). Kata “Musang King” merupakan jenis durian yang harganya cukup mahal dan banyak terdapat di Malaysia. Harga jual di pasaran mencapai Rp 1 juta per kilogram.

Yana menjabat Wali Kota Bandung sejak 2022. Ia terlibat operasi penyamaran (OTT) pada Jumat (14/4). Dia ditangkap sekitar pukul 19.15. oleh kantor walikota. KPK menjelaskan, pada 2018 lalu, Pemkot Bandung mencanangkan program Bandung Smart City. Tahun 2022, saat Yana Mulyana akan diresmikan, proyek ini masih berjalan dan perlu memaksimalkan layanan seperti CCTV dan layanan internet (Internet Service Provider/ISP).

Selain menangkap Yana, KPK juga menangkap delapan orang lainnya selama OTT, yakni DD, Kepala Dinas Lalu Lintas Kota Bandung; KR, Menteri Perhubungan Kota Bandung; AE, pegawai Dinas Lalu Lintas Kota Bandung.

Lalu ada AS, Ajudan Wali Kota Bandung; WD, pegawai Dinas Lalu Lintas Kota Bandung; RH, sekretaris pribadi YM; SS, Managing Director Citra Roaming Informatics/CIFO; dan AG, Direktur Sarana Mitra Adiguna/SMA.

KPK juga mengamankan BN sebagai kepala SMA yang datang sendiri ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta usai OTT. KPK mengatakan, sepengetahuan BN, AG dan SS bertemu dengan Yana Mulyana pada Agustus 2022 untuk mengerjakan proyek pengadaan CCTV untuk Dinas Lalu Lintas dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung.

KPK menetapkan Yana Mulyana, DD, KR, BN, SS dan AG sebagai tersangka.
BN, SS dan AG yang diduga bertindak sebagai penerima suap diduga melanggar Pasal 5(1)(a) atau Pasal 5(1)(b) atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi 31/1999 bis 20/2021 .

Sedangkan Yana Mulyana, DD dan KR yang diduga penerima, disebut melanggar Pasal 12(a) atau Pasal 12(b) atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi 31/1999 juncto 20/2021.

KPK juga mendapatkan barang bukti berupa uang rupee, dolar Singapura, dolar AS, ringgit Malaysia, baht Thailand, dan sepatu Louis Vuitton Cruise Charlie Sneaker 1A9JN8 berwarna putih, hitam, dan cokelat selama OTT. Total nilai barang bukti yang disita adalah Rp 924,6 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *